Di berbagai lembaga pendidikan mulai dari TK hingga
Universitas kita bisa menemukan Marching Band sebagai Ekstrakurikuler yang banyak diminati oleh para siswa.
Terlepas dari kesan glamor yang ditunjukkan oleh para peserta unit marching band saat mereka tampil lengkap
dengan seragam mereka, ada berbagai manfaat yang sebenarnya bisa dirasakan baik secara langsung maupun tidak
langsung oleh para anggota ekstrakurikuler ini. Para penyelanggara lembaga pendidikan harusnya sudah cukup
jeli untuk bisa melihat manfaat tersebut dan memberikan kesempatan bagi kegiatan ini untuk berkembang di
lembaga tersebut.
Salah satu manfaat yang bisa didapatkan oleh para peserta kegiatan ini adalah melatih sense mereka dalam hal
bermusik. Secara ilmiah, musik akan merangsang aktifnya otak bagian kanan yang cenderung jarang digunakan
oleh mereka yang sehari-harinya lebih banyak berkutat dengan logika dan angka (baca juga : manfaat drill
charts dan dot books). Proses mengaktifkan otak kanan ini juga cukup bermanfaat dalam merangsang kreatifitas
setiap orang, sehingga keberadaan Marching Band sebagai Ekstrakurikuler memang tidak bisa dianggap
sepele.
SDN Pisangcandi 2 membina muridnya
dengan kegiatan ekstrakurikuler Drumband agar kemampuan anak di luar akademis bisa turut
berkembang dan menjadi potensi yang menjanjikan.